Telah Terbit Majalah : DESA MEMBANGUN

Saatnya Kampus Desa Bicara

Ketua STPMD “APMD” Habib Muhsin, S.Sos., M.Si. dalam sambutan saat membuka seminar nasional “Mewujudkan Kemandirian Desa untuk Kesejahteraan Rakyat” di kampus jalan Timoho, (15/11/14) menyatakan, tahun 2014 adalah tahun desa. “Pada tahun ini Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa diresmikan berikut dua peraturan pemerintah. Karena itu tahun 2014 adalah tahun yang bersejarah bagi masyarakat desa,” ujarnya pada kegiatan yang dihadiri Menteri Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar.

Pendapat Habib Muhsin sangat tepat. Masyarakat desa patut bersyukur dan bangga karena akhirnya perjalanan panjang selama kurang lebih tujuh tahun Rancangan Undang Undang (RUU) Desa kini sampai pada tujuan. Para perangkat desa, akademisi, aktivis LSM, para wakil rakyat, juga pemerintah yang ikut “nyengkuyung” sehingga selesainya UU Desa yang dinanti masyarakat tersebut, kini lega karena lahirnya UU spektakuler tersebut. Rasa syukur dan bangga kian bertambah saat diketahui pada kabinet Jokowi-JK ada kementrian yang secara khusus mengurusi desa, yaitu Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi.

Civitas akademika STPMD “APMD” juga bangga atas lahirnya UU Desa. Pertama karena di kampus ini beberapa kali pertemuan antara akademisi, perangkat desa dan wakil rakyat diadakan. Juga, tim STPMD “APMD” memberikan sumbang saran pada dengar pendapat dengan Pansus RUU Desa di Senayan. Kedua, dengan lahirnya UU Desa, kampus ini akan bertambah kontribusinya dalam menyiapkan tenaga pendamping desa. Ada 73.000 desa di seluruh Indonesia yang membutuhkan pendampingan agar implementasi UU Desa, termasuk penggunaan dana desa, berjalan dengan baik.

Sehubungan dengan hal di atas STPMD “APMD” perlu segera berbenah diri dan makin meningkatkan Tri Darma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Khusus untuk implementasi UU Desa, lembaga perlu menambah materi tentang UU Desa kepada para mahasiswa. Selain itu, lembaga juga perlu membentuk “Sekolah untuk Perangkat Desa” atau “Pelatihan untuk Perangkat Desa”. Itulah sebagian kontribusi STPMD “APMD” dalam mengawal implementasi UU Desa.

Majalah “Desa Membangun” kembali menjumpai para pembaca yang terhormat bersamaan dengan Dies Natalis STPMD “APMD” ke-49, serta menyongsong Tahun Emas STPMD “APMD” 2015. “Desa Membangun” hadir untuk ikut mengawal implementasi UU Desa demi kesejahteraan masyarakat desa. Itulah sumbangan kecil kami dari Kampus Desa di Yogyakarta. (Redaksi)

MUSTA UKM KATHOLIK STPMD “APMD” YOGYAKARTA

MUSTA Unit Kegiatan Mahasiswa Khatolik STPMD”APMD”

Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” memiliki beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) diantara beberapa UKM dan HMJ yang ada, UKM Khatolik salah satu UKM yang aktif kembali setelah mati suri selama kurang lebih satu tahun, mengadakan  Musyawarah Tahunan (MUSTA)  yang di selenggarakan oleh Panitia serta seluruh anggota UKM Katholik pada tanggal 14 Januari 2015.  Kegiatan yang bertempat di Ruang Seminar STPMD “APMD” Yogyakarta, dimulai pada pukul 08.00 pagi – 21.00 malam. Kegiatan yang dilakukan dalam Musyawarah Tahunan tersebut membahas acara atau segala kegiatan yang telah dilalui selama tahun 2014.  Menurut ketua panitia MUSTA Agus Giawa menyatakan bahwa “acara MUSTA kali ini membahas mengenai kegiatan yang pernah kami lakukan salah satunya acara Natal di tahun 2014 yang juga bertempat di Ruang Seminar STPMD “APMD”, kemudian kami juga akan mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan dan belum terlaksana serta membahas mengenai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, GBHO dan GBHK, demi kelancaran dan berjalannya semua kegiatan yang belum tercapai maka kami juga akan segera membentuk kepengurusan yang baru untuk tahun 2015”.

Kelembagaan dan Unit-Unit Kegiatan (Organisasi Mahasiswa) diharapkan mampu mendukung pembelajaran Mahasiswa  di luar Akademik.  Dengan adanya kegiatan tambahan yang di fasilitasi oleh STPMD “APMD” Yogyakarta dan dibawah pembinaan Wakil Ketua III maka akan mendukung bakat/ minat yang dimiliki oleh para Mahasiswa serta mengasah kemampuan Mahasiswa dalam berorganisasi. Harapannya, Mahasiswa memiliki kemampuan yang berkualitas baik dalam sisi akademis maupun kemampuan dalam berorganisasi baik di Instansi maupun dalam Sosial Masyarakat.

Patriot Candra Purnama & Antonius Along

Acara DIES NATALIS Ke 49

No.

KEGIATAN

HARI/TANGGAL

TEMPAT

Lomba Kesejukan dan Keindahan Lingkungan Kampus

Setiap Jumat

Mulai 10 Oktober – 8 November  2014

Kampus STPMD “APMD”

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Pekarangan

1 Okt-11 Nov. 2014

Lingkungan sekitar Kampus STPMD “APMD”

Pembagian Paket Sembako

Senin

3 November 2014

Hall

Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Senin

3 November 2014

Poliklinik

Ziarah

Jumat,

17 Oktober 2014

TMP 45 Gamping, Girigondo

dan Blunyah

Sabtu,

18 Oktober 2014

Banjarnegara

Seminar Nasional dan Call Paper

Senin

10 November 2014

Seminar

Lomba Olah Raga

(Tenis Meja, Bolla Volly,Futsal)

Senin – Jumat

20-31 Oktober 2014

Hall dan

Lapangan Olah Raga

Lomba Pidato Bahasa Inggris

Rabu

12 November 2014

R. Seminar

Lomba Stand Up Comedy

Rabu

12 November 2014

Hall

APMD      APMD Award

Senin

3 November 2014

Ruang Sidang

Festival Budaya

Gelar Masakan Nusantara

Jumat

14 November 2014

Hall

Bazar

Jumat

14 November 2014

Kampus APMD

Music  electone

Jumat

14 November 2014

Kampus APMD

Senam  Irama

Jumat

14 November 2014

 Depan Hall

Malam Tasyakuran

Minggu malam

16 November 2014

Hall

Laporan Tahunan, Pelantikan Ketua dan Pidato Dies

Senin

17 November 2014

Ruang Seminar

:

Widodo Triputro: Netralitas Birokrat dalam Permilu itu Mitos

Jajaran birokrasi dituntut untuk bersikap netral dalam Pemilu 2014 ini. Akan tetapi, bagi Dr. R. Widodo tri Putro,M.M. M.Si., dosen Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta, tuntutan itu mengabaikan hakikat seorang birokrat yang pada dasarnya adalah manusia-subyek yang pasti memiliki pilihan politis. “Tuntutan agar birokrat netral berangkat dari paham bahwa birokrat pada dasarnya hanyalah mesin-perangkat teknis yang menjalankan kebijakan. Kenyataannya, birokrat bukanlah mesin. Birokrat itu subyek-manusia yang hidup. Jadi wajar kalau memiliki pilihan-pilihan politis. Karenanya, netralitas birokrat itu mitos!” Widodo mengatakan hal itu dalam Seminar Nasional bertajuk “KONSOLIDASI SIPIL UNTUK PENGUATAN HAK PILIH WARGA NEGARA DAN KELEMBAGAAN PEMILU 2014 YANG BERSIH DAN DEMOKRATIS” di Kampus STPMD Jogja.

Seminar ini diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan STPMD Jogja, bekerjasama dengan The Indonesian Power for Democracy (IPD) dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (PERLUDEM), Kamis, 3 April 2014).
Lebih lanjut, Doktor lulusan S3 Administrasi Publik UGM ini mengungkapkan, untuk mencegah agar birokrat tidak terlalu terlibat dalam politik praktis, yang diperlukan adalah sistem dan kebijakan yang transparan dalam proses rekrutmen, mutasi, dan promosi jabatan di segala level. Widodo menilai, kebijakan atau aturan yang ada selama ini cenderung menutup-nutupi proses itu, karenanya harus dibongkar dan diganti, sehingga menjadi transparan. “Mereka terlibat politik praktis karena berharap akan mendapat keuntungan, dan/ atau takut hukuman, dari kekuatan politik yang mungkin akan berkuasa!~” lanjutnya memberi alasan.
Hadir juga sebagai narasumber dalam seminar ini Gregorius Sahdan,SIP., M.A dari IPD , Didik Supriyanto dari PERLUDEM, dan Marwanto dari KPU Kulonprogo. Seminar ini diikuti lebih dari 150 undangan, terdiri dari dosen, mahasiswa, dan aktivis politik lainnya.

Berita Dies Natalis

Pameran Foto dan Diskusi Film Ekspedisi Maluku

Pada tanggal 9-22 Februari lalu beberapa mahasiswa STPMD “APMD” melakukan ekspedisi ke Kepulauan Key, tepatnya di Kota Tual, Maluku. Selama ekspedisi berlangsung beberapa kegiatan eksplorasi visual dan perjumpaan budaya. Tim ekspedisi berhasil membuat satu video fiksi “RAHASIA LUTHFI”, beberapa stok gambar dokumentasi video serta foto. Sebagian dari hasil ekspedisi kami persentasikan ke publik sebagai wujud keinginan berbagi cerita dan pengalaman budaya yang sangat kaya.

Dari ekspedisi tersebut kemudian digelar acara PAMERAN FOTO & DISKUSI FILM EKSPEDISI MALUKU yang diselenggarakan pada tanggal 6-8 Mei 2013, di Kampus STPMD APMD Yogyakarta
PAMERAN FOTO : Senin-Rabu 6-8 Mei 2013 (Halaman Pascasarjana STPMD APMD)
DISKUSI FILM : Selasa-rabu 7 & 8 Mei 2013 (Ruang Laboraturium Sosial & Komunikasi)

Majalah DESA MEMBANGUN, edisi perdana.

Telah terbit majalah DESA MEMBANGUN edisi perdana Maret-April 2013. Dapat dipesan di Humas STPMD “APMD”

Pascasarjana (S-2) Ilmu Pemerintahan telah TERAKREDITASI dengan peringkat “B”

Program Pascasarjana S-2 Ilmu Pemerintahan STPMD “APMD” telah dinyatakan BERAKREDITASI dengan Peringkat “B” oleh BAN-PT berdasarkan SK. BAN-PT No. 012/SK/BAN-PT/Ak-X/M/I/2013.

Status akreditasi ini diperoleh berkat kerja keras Program Pascasarjana beserta “Tim Akreditasi” yang didukung oleh Pimpinan Yayasan Pengembangan Pendidikan Tujuh Belas Yogyakarta, segenap Pimpinan STPMD “APMD”,  Dosen, Mahasiswa, Alumni serta Stakeholders lainnya.

RE-AKREDITASI STPMD

Masa berlaku akreditasi di beberapa program studi di STPMD sudah mendekati masa berakhirnya. Untuk itu, telah disusun borang pengajuan akreditasi dan telah dikirim ke Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) di Jakarta.
Pengiriman berkas borang akreditasi Program Studi Ilmu Komunikasi telah diterima oleh Dikti pada tanggal 13 Agustus 2012. Sedangkan berkas borang akreditasi Program Studi Ilmu Sosiatri diterima pada tanggal 13 Desember 2012. Kini, kedua program studi tersebut masih menunggu untuk divisitasi .
Program pasca sarjana (S2) Ilmu Pemerintahan, sebagai program studi baru di STPMD juga mengajukan akreditasi. Bahkan, untuk program studi ini telah divisitasi oleh Dikti pada tanggal 12 sampai dengan 14 November 2012. Kini, STPMD sedang menunggu hasilnya.
Segenap civitas akademika STPMD”APMD” berharap memperoleh hasil yang terbaik.

APMD dalam jaringan Indonesia Wifi

wifi-idDalam rangka mendukung program percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, di bidang ICT telah disiapkan dan dibangun jutaan titik jaringan internet nirkabel (WiFi/ Hotspot) secara nasional di berbagai lokasi untuk mendukung kebutuhan informasi digital bagi masyarakat.

PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk., sebagai salah satu penyedia jaringan (provider) wifi/hotspot telah bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” dalam implementasi jaringan wifi/hotspot di kampus melalui jaringan Indonesia Wifi (@wifi.id).

Indonesia WiFi merupakan jaringan akses wireless broadband yang menjadi media untuk menikmati layanan internet berkecepatan tinggi serta berbagai layanan multimedia lainnya. Menggunakan teknologi Wireless Fidelity (WiFi) terbaru berdasarkan pada spesifikasi IEEE 802.11 yang populer digunakan untuk menghubungkan antar komputer, smartphone, laptop dan perangkat lainnya, serta menghubungkan komputer dan perangkat lain ke internet atau ke jaringan kabel (ethernet) LAN. Teknologi ini sudah dilengkapi dengan sistem kontrol dan monitoring terpadu menjadikan Indonesia WiFi dapat menyalurkan lebih dari satu layanan broadband dengan tingkat kualitas masing-masing yang dapat dijaminkan.

Implementasi awal dari PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk. dalam jaringan internet nirkabel tersebut diharapkan menjadi pendorong provider telekomunikasi lainnya untuk mengimplementasikan jaringan nirkabel di kampus.

Dengan tersedianya jaringan wifi/hotspot tersebut maka masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya dapat menikmati dan memanfaatkan secara positif untuk kemajuan negara Indonesia.