Mahasiswa Ilmu Komunikasi STPMD “APMD” Angkatan 2023 Dalami Media dan Pemberdayaan di Bali

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi STPMD “APMD” Yogyakarta angkatan 2023 melaksanakan kegiatan Visit Media dan Benchmarking pada Sabtu hingga Selasa, 25–29 April 2026. Kegiatan ini merupakan program rutin tahunan yang wajib diikuti mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan kapasitas, khususnya di bidang media dan komunikasi pemberdayaan.
Sebanyak 32 mahasiswa angkatan 2023 turut serta dalam kegiatan ini, didampingi oleh Wakil Ketua III Bidang Organisasi dan Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa Tri Agus Susanto, S.Pd., M.Si, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Dr. Yuli Setyowati, M.Si, serta Sekretaris Program Studi Habib Muhsin, S.Sos., M.Si.
Kegiatan ini mencakup empat agenda utama, yaitu kunjungan ke Desa Panglipuran, Universitas Dwijendra, Bali Pos, dan Desa Sukawati. Melalui rangkaian kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai pengelolaan media, pengembangan program studi, serta praktik komunikasi pemberdayaan di masyarakat.
Perjalanan dimulai dari Yogyakarta menuju Bali menggunakan bus dan penyeberangan laut. Setibanya di Bali, mahasiswa memulai rangkaian kegiatan dengan mengunjungi Desa Panglipuran untuk melakukan observasi dan wawancara terkait komunikasi pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menggali informasi langsung dari warga dan pengelola desa.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan kunjungan ke Universitas Dwijendra dalam rangka benchmarking pengelolaan program studi Ilmu Komunikasi. Kegiatan ini diisi dengan seminar bertema “Benchmarking Pengelolaan Program Studi Ilmu Komunikasi Komunikasi Pemberdayaan dan Berdampak”, yang menghadirkan pemateri dari kedua institusi. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antar program studi, serta kunjungan ke fasilitas kampus seperti radio komunitas, perpustakaan, dan ruang podcast.
Kunjungan ke Bali Pos menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan ini. Mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempelajari secara langsung bagaimana proses kerja media, tantangan yang dihadapi industri media saat ini, serta perkembangan media dari konvensional menuju digital.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga mengunjungi Desa Sukawati untuk mempelajari bagaimana sebuah desa mampu bertahan sebagai pusat ekonomi dan oleh-oleh dengan melibatkan masyarakat lokal. Di lokasi ini, mahasiswa kembali melakukan observasi dan wawancara terkait praktik komunikasi pemberdayaan yang berjalan.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi mahasiswa angkatan 2023. Mereka tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga melihat langsung praktik di berbagai lokasi kunjungan, baik dalam konteks media maupun pemberdayaan masyarakat. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk siap terjun ke dunia media setelah menyelesaikan studi mereka.