    {"id":11103,"date":"2026-06-03T16:18:27","date_gmt":"2026-06-03T09:18:27","guid":{"rendered":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/?p=11103"},"modified":"2026-06-13T21:21:29","modified_gmt":"2026-06-13T14:21:29","slug":"apotek-stepa-bagi-pengalaman-nyata-di-kuliah-tamu-kewirausahaan-sosial-stpmd-apmd-yogyakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/apotek-stepa-bagi-pengalaman-nyata-di-kuliah-tamu-kewirausahaan-sosial-stpmd-apmd-yogyakarta\/","title":{"rendered":"Apotek Stepa Bagi Pengalaman Nyata di Kuliah Tamu Kewirausahaan Sosial STPMD &#8220;APMD&#8221; Yogyakarta"},"content":{"rendered":"<p>Mahasiswa Ilmu Pemerintahan STPMD &#8220;APMD&#8221; Yogyakarta mendapat pengalaman berharga dalam kuliah tamu mata kuliah Kewirausahaan Sosial yang menghadirkan praktisi langsung dari dunia usaha. Kuliah tamu ini mengangkat tema Sociopreneurship sebuah pendekatan wirausaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada dampak sosial bagi masyarakat luas.<br \/>\nNarasumber yang hadir adalah apt. Ramadhan Bayumurthy, S.Far, pendiri sekaligus ketua dari Apotek Stepa, jaringan apotek berbasis di Yogyakarta yang berdiri sejak 2015 dan kini telah berkembang menjadi beberapa cabang di wilayah Bantul dan sekitarnya.<br \/>\nDari Modal Seadanya Menjadi Jaringan Apotek<br \/>\nDalam sesi story telling, apt. Ramadhan berbagi perjalanan nyata membangun usaha dari nol. Berawal dari keputusan bersama sang istri pada akhir 2014, ia merintis apotek pertamanya pada April 2015 dengan modal yang sangat terbatas Rp10 juta dari kantong sendiri, Rp25 juta pinjaman orang tua, dan Rp20 juta dalam bentuk pinjaman barang dari apotek rekan sejawat. Tantangan awal muncul di era kebijakan JKN\/BPJS, di mana banyak perusahaan farmasi asing mundur sebagai mitra karena tekanan harga obat yang rendah.<br \/>\nNamun, dari keterbatasan itulah Apotek Stepa tumbuh. Pada 2017, cabang kedua dibuka di Sewon, Bantul, melalui skema patungan bersama kolega alumni IMM dan UAD. Setahun kemudian, sebuah apotek di Pajangan, Bantul diakuisisi. Puncaknya, pada awal 2022, lima apotek resmi dilebur di bawah satu nama: Apotek Stepa, disertai reformasi manajemen menyeluruh yang mencakup SOP, kode etik, struktur organisasi, hingga sistem kerja berbasis produktivitas.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-13-at-9.15.02-PM.avif\"><img data-dominant-color=\"807e69\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #807e69;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-11104 not-transparent\" src=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-13-at-9.15.02-PM-1024x768.avif\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"768\" srcset=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-13-at-9.15.02-PM-1024x768.avif 1024w, https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-13-at-9.15.02-PM-300x225.avif 300w, https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-13-at-9.15.02-PM-768x576.avif 768w, https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-13-at-9.15.02-PM.avif 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><br \/>\nFilosofi STEPA: Smart, Terpercaya, Empati, Persamaan, Aktual<br \/>\nTak sekadar membahas bisnis, apt. Ramadhan juga memperkenalkan filosofi yang menjadi fondasi Apotek Stepa. Setiap personalia apotek dituntut untuk memiliki pengetahuan yang baik serta hard skill, soft skill, dan selling skill yang mumpuni (Smart). Layanan yang kompeten, kata dia, secara alami akan melahirkan kepercayaan dari konsumen (Terpercaya).<br \/>\nYang paling membedakan Apotek Stepa dari apotek lain, menurut narasumber, adalah nilai Empati yang tertuang langsung dalam slogan perusahaan: &#8220;Empati adalah prioritas.&#8221; Nilai ini bukan sekadar kalimat promosi, melainkan menjiwai setiap tindakan pelayanan kepada pasien. Di samping itu, prinsip Persamaan dan Persaudaraan mendorong setiap keputusan strategis diambil melalui musyawarah antara pemilik, apoteker, manajer, dan staf. Sementara nilai Aktual mendorong pengembangan bisnis yang berbasis data, riset, dan adaptasi terhadap dinamika zaman.<br \/>\nApa Itu Sociopreneurship?<br \/>\nPada bagian inti materi, apt. Ramadhan menjelaskan konsep sociopreneurship secara lugas. Istilah ini merupakan gabungan dari kata social dan entrepreneurship wirausaha yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang nyata.<br \/>\nIa menegaskan bahwa sociopreneur tetaplah pelaku bisnis: tetap berjualan, tetap mencari pemasukan, tetap mengambil keuntungan. Namun, keuntungan itu sebagian digunakan untuk memberdayakan masyarakat, membuka lapangan kerja, membantu kelompok yang membutuhkan, atau menyelesaikan masalah sosial. Perbedaan mendasarnya ada pada pertanyaan yang diajukan: jika bisnis biasa bertanya &#8220;Bagaimana saya mendapat untung?&#8221;, maka sociopreneur bertanya &#8220;Bagaimana usaha ini bisa untung sekaligus bermanfaat?&#8221;<br \/>\nTiga konsep inti sociopreneurship yang disampaikan adalah: adanya masalah sosial, adanya solusi usaha, dan adanya dampak yang berkelanjutan. Pola pikir seorang sociopreneur, lanjutnya, adalah kemampuan melihat masalah sebagai peluang solusi seperti bagaimana orang lain melihat sampah sebagai sesuatu yang menjijikkan, sementara sociopreneur melihatnya sebagai peluang usaha sekaligus pemberdayaan masyarakat.<br \/>\nKuliah tamu ini ditutup dengan sebuah pesan yang ringkas namun kuat: &#8220;Sociopreneurship bukan hanya tentang membangun bisnis, tetapi juga membangun harapan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.&#8221;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mahasiswa Ilmu Pemerintahan STPMD &#8220;APMD&#8221; Yogyakarta mendapat pengalaman berharga dalam kuliah tamu mata kuliah Kewirausahaan Sosial yang menghadirkan praktisi langsung dari dunia usaha. Kuliah tamu ini mengangkat tema Sociopreneurship sebuah pendekatan wirausaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada dampak sosial bagi masyarakat luas. Narasumber yang hadir adalah apt. Ramadhan Bayumurthy, S.Far, pendiri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":11105,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-11103","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-06-20 23:45:40","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11103"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11106,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11103\/revisions\/11106"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}