{"id":10065,"date":"2024-11-12T14:14:06","date_gmt":"2024-11-12T07:14:06","guid":{"rendered":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/?p=10065"},"modified":"2024-12-05T14:14:53","modified_gmt":"2024-12-05T07:14:53","slug":"seminar-nasional-relevansi-dan-tantangan-komunikasi-pemberdayaan-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/seminar-nasional-relevansi-dan-tantangan-komunikasi-pemberdayaan-di-era-digital\/","title":{"rendered":"Seminar Nasional Relevansi dan Tantangan Komunikasi Pemberdayaan di Era Digital"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">HUMAS APMD, YOGYAKARTA&nbsp; \u00e2\u20ac\u201c (Rabu, 12\/11\/24) \u00e2\u20ac\u0153Seminar Nasional Call for Paper : Relevansi dan Tantangan Komunikasi Pemberdayaan di Era Digital dan Launching Buku : CSR dan Pemberdayaan Masyarakat\u00e2\u20ac\u009d. Diadakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi yang bertempat di Ruang M. Soetopo STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini menghadirkan Dr. Sutoro Eko Yunanto selaku Ketua STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta sebagai Keynote Speaker, lalu Dr. Yulli Setyowati, M.Si., selaku Kaprodi Ilmu Komunikasi STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta dan Prof. Dr. Widodo Muktiyo selaku Dewan Pengawas LKBN ANTARA dan Co-founder GPR Institute, keduanya sebagai pembicara. Seminar dihadiri oleh 140 peserta dari berbagai instansi dari perwakilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembukaan seminar diberi sambutan hangat oleh Dosen Ilmu Komunikasi STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta yakni Habib Muhsin, S.Sos, M.Si yang mengatakan bahwa, <em>\u00e2\u20ac\u0153<\/em><em>Seminar Call for Paper yang diadakan dengan tema ini mengacu dengan kondisi saat ini di era distrubsi media dan teknologi yang berkembang pesat lalu berdampak pada perilaku masyarakat yang semulanya memakai media konvensional kini beralih menjadi media digital dan juga menjadi tantangan pemberdayaan<\/em>\u00e2\u20ac\u009d. Selanjutnya sambutan oleh Wakil Ketua I STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta yakni Dra. Widati, Lic.rer.reg., beliau menyampaikan <em>\u00e2\u20ac\u0153Saya mewakili dengan bangga untuk kegiatan Prodi Ilmu Komunikasi yang dalam rangka Dies Natalis&nbsp; STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta ke-59, dapat mengadakan ruang penting untuk mendiskusikan tentang Relevansi dan Tantangan Komunikasi Pemberdayaan di Era Digital dan<\/em> <em>CSR dan Pemberdayaan Masyarakat, karena adanya dinamika teknologi yang cepat dapat memperkaya CSR dan strategi untuk pemberdayaan masyarakat dapat membumi di masyarakat tentunya dengan kolaborasi bersama berbagai pihak dan agar program ini menginspirasi peran komunikasi CSR dan strategi untuk pemberdayaan masyarakat\u00e2\u20ac\u009d.<\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK2.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"479\" height=\"360\" sizes=\"auto, (max-width: 479px) 100vw, 479px\" src=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK2.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-10067\" srcset=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK2.png 479w, https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK2-300x225.png 300w, https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK2-400x300.png 400w\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada acara inti yang pertama yakni Launching buku CSR dan Pemberdayaan Masyarakat karya Dr. Yuli Setyowati, M.Si. dan Prof. Dr. Widodo Muktiyo. Pembuatan buku ini ditujukan untuk Mahasiswa Ilmu Komunikasi STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta sebagai bahan ajar pada mata kuliah CSR dan Komunikasi Pemberdayaan, serta tidak lupa sebagai rujukan CSR yang dapat dikembangkan untuk pemberdayaan masyarakat di Indonesia terutama di desa agar berdaya. Intisari pembahasan mengarah pada CSR dari perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab <em>(responsibility) <\/em>dan pemberdayaan untuk masyarakat dan lingkungan setempat yang bersifat berkelanjutan <em>(sustainability)<\/em> tidak hanya sementara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Acara kedua yakni Seminar Nasional dengan tema Relevansi dan Tantangan Komunikasi Pemberdayaan di Era Digital dimoderatori oleh Tri Agus Susanto, S.Pd., M.Si., selaku Wakil Ketua III STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta. Diawali oleh Dr. Sutoro Eko Yunanto dengan pembahasan bahwa keharusan mendudukan digital sebagai alat mempercepat dan mendukung, dikarenakan perkembangan dan segala perubahan teknologi tidak bisa ditolak persoalan positif dan negatif. Disamping itu terdapat pemberdayaan yang bisa dimaknai secara umum fasilitating (memberikan fasilitas) yang sebenarnya dikatakan dalam politik \u00e2\u20ac\u0153empowerment\u00e2\u20ac\u009d bukan pemberdayaan tetapi pemberkuasaan. Kita bersama dapat menggunakan media sosial dalam rangka untuk representing story telling entah untuk <em>human achievement <\/em>atau juga menghadirkan orang-orang lokal untuk advokating aspirasi atau promoting kemampuan mereka untuk pemberdayaan dengan menghadirkan kembali keunikan dan kekuatan lokal melalui cara pandangan yang instrumentalis terhadap media atau digital. Selanjutnya pemateri kedua oleh Prof. Dr. Widodo Muktiyo dengan statement bahwa Perusahaan boleh berkembang tapi masyarakat juga harus berkembang, jadi terdapat relevansi., yang sesuai dengan konsep 3P dalam CSR yakni (1) People (masyarakat, ikut menikmati); (2) Planet (Lingkungan, alam terjaga); dan (3) Profit (keuntungan, bagi perusahaan) yang tentunya tidak meninggalkan 2P sebelumnya. Peraihaan 3P tadi harus disertai dengan peran strategis komunikasi pemberdayaan sebagai oksigen dan teknologi digital sebagai <em>supporting<\/em>. Terakhir pembicara ketiga yakni Dr. Yulli Setyowati, M.Si., membicarakan mengenai posisi komunikasi di Prodi yang beliau ketuai berfokus pada komunikasi pemberdayaan dengan relevansi terhadap digital dikarenakan APMD sendiri menemui masyarakat yang tidak berani bersuara dan berkarya, jadi bagaimana dapat membuat mereka dapat menyuarakan aspirasinya dan membangun masyarakat yang <em>mindfulness communication<\/em>. Akhir kata beliau mengatakan<em> \u00e2\u20ac\u0153Tidak ada masyarakat yang tidak bisa berubah\u00e2\u20ac\u009d<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK3.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"477\" height=\"360\" sizes=\"auto, (max-width: 477px) 100vw, 477px\" src=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-10068\" srcset=\"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK3.png 477w, https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK3-300x226.png 300w, https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IK3-398x300.png 398w\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penutup keseluruhan rangkaian kegiatan berupa sesi tanya jawab bersama pemateri secara kritis dan terdapat presentasi dari para peserta yang telah mengirim karya paper di Jurnal Komunikasi Pemberdayaan dengan berbagai cakupan dan fokus diantaranya komunikasi pemberdayaan, literasi media, dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Rangkaian kegiatan ini dapat menjadi langkah untuk terus berkontribusi dalam memperkuat peran komunikasi dalam mendorong perubahan positif di masyarakat. (vv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HUMAS APMD, YOGYAKARTA&nbsp; \u00e2\u20ac\u201c (Rabu, 12\/11\/24) \u00e2\u20ac\u0153Seminar Nasional Call for Paper : Relevansi dan Tantangan Komunikasi Pemberdayaan di Era Digital dan Launching Buku : CSR dan Pemberdayaan Masyarakat\u00e2\u20ac\u009d. Diadakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi yang bertempat di Ruang M. Soetopo STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta Kegiatan ini menghadirkan Dr. Sutoro Eko Yunanto selaku Ketua STPMD \u00e2\u20ac\u0153APMD\u00e2\u20ac\u009d Yogyakarta sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10066,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[8,67,89,117,82],"class_list":["post-10065","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-serangkaian-kegiatan-telah-digelar","tag-apmd","tag-kampus-desa","tag-seminar-nasional","tag-stpmd"],"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-06-25 09:53:36","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category","extraData":[]},"publishpress_future_workflow_manual_trigger":{"enabledWorkflows":[]},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10065","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10065"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10065\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10066"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10065"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10065"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stpmd.apmd.ac.id\/st\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10065"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}